PNS… Tidak Cocok…

Februari 3, 2009

Menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil), bagi sebagian orang Indonesia adalah sebuah dambaan, meskipun bagi sebagian lagi yang lain mungkin keengganan. Menjadi dambaan banyak orang sehingga antrean pengambil formulir pendaftaran CPNS selalu membludak setiap tahun. Orang merelakan apapun yang dia miliki untuk menjadi seorang PNS, baik uang puluhan juta rupiah, harga diri, dsb. Meskipun sudah ada upaya dari pemerintah untuk memperbaiki masalah rekrutmen PNS, baik melalui hukuman dan perbaikan sistem, tapi tetap saja masalah sogok, suap, atau apalah namanya adalah fakta yang terjadi di masyarakat.
Alhamdulillah saya tidak perlu melewati itu semua, karena kebetulan saya menjadi PNS bukan lewat jalur penerimaan biasa, tapi lewat beasiswa sekolah luar negeri dalam program STAID (sebelumnya bernama OFP dan STMDP) yang diinisiasi pak Habibie. Well, meskipun saya tidak pernah bercita-cita menjadi PNS, saya harus ikhlas melaksanakan perjanjian yang dulu saya buat sebelum berangkat ke Jepang. Dan secara dewasa saya harus mengakui bahwa ini adalah jalur jalan kehidupan saya, paling tidak sampai ikatan dinas 2n+1 saya berakhir
Jujur, saat ini saya merasa fatique, penat dan bosan dengan kehidupan saya sebagai PNS. Mohon maaf bagi rekan-rekan saya sesama PNS, sekali lagi saya tidak bermasalah dengan anda semua, saya cinta anda semua dan sedang berdjoeang seperti anda-anda semua Yang saya penatkan adalah behavior, sistem dan birokrasi yang ada di dalam institusi pemerintah. Biasanya yang menentramkan saya adalah sahabat saya yang lagi nongkrong di jerman, yaitu Made Wiryana yang sering mengatakan bahwa, yang paling gampang itu memang kalau kita memilih berdjoeang di luar, bebas dan tidak terikat. Penghargaan yang besar kepada rekan-rekan yang memilih berdjoeang di dalam institusi pemerintah, membuat inovasi serta perbaikan dari dalam.
Nah saya ingin menshare suatu ide, pandangan dan referensi sebelum saudara-saudara saya tercinta di seluruh Indonesia memilih untuk menjadi PNS. Tentu yang saya sampaikan ini masih bersifat subjektif, masih hanya analisa di satu atau dua institusi pemerintah, dan perlu satu langkah diskusi, survey atau penelitian yang komprehensif sebagai upaya objetifikasi ide. Poin-poin yang saya sampaikan di bawah juga masih bisa ditambahi, dikurangi, dihapus atau bahkan diturunkan kalau muncul desakan di sana sini Mudah-mudahan ide ini bisa jadi gambaran sehingga tidak ada lagi orang yang salah jalan menempuh jalan terjal dan mendaki menjadi PNS, padahal itu sebenarnya tidak cocok untuk dirinya.
Jadi menurut saya, sekali lagi “menurut saya”, PNS tidak cocok untuk orang-orang seperti di bawah:

1. Orang yang ingin melakukan perubahan, perbaikan, membuat inovasi baru dan berharap itu akan terimplementasikan dalam waktu cepat. Perubahan, perbaikan berjalan lambat karena sistem (baik dalam konotasi baik maupun buruk ) sudah berjalan sangat lama dan turun temurun. Anda mau nekat? anak kemarin sore dan pahlawan kesiangan adalah gelar abadi anda
2. Orang yang tidak suka melihat uang dan anggaran dipermainkan, diputar-putar dan dipatgulipat. Orang yang memandang bahwa permainan anggaran, permainan perencanaan kegiatan adalah kegiatan yang salah, penuh dosa dan akan mendapatkan balasan setimpal di akherat kelak. Perlu dicatat juga bahwa banyak juga ”PNS lurus” yang tidak menyadari bahwa beberapa fasilitas dan honor yang diterima adalah hasil subsidi silang dari kesemrawutan anggaran dan realisasinya.
3. Orang yang tidak suka sesuatu berjalan tidak sesuai dengan rencana atau anggaran yang jauh-jauh hari telah ditetapkan. Dalam rencana anggaran tertulis beli komputer Rp. 20 juta, ternyata harga sebenarnya hanya Rp. 5 juta, dan akhirnya sisanya dipakai untuk keperluan lain yang di luar rencana (honor, tunjangan, beras atau minyak goreng untuk karyawan).
4. Orang yang tidak tega memalak teman-temannya yang menjadi rekanan bisnis institusinya, dengan meminta kuitansi seharga Rp. 50 juta, padahal nilai pengadaan barang/jasa sebenarnya hanya seharga Rp. 25 juta. Si rekanan bisnis ini karena marginnya kecil, jadi ngemplang pajak, karena memang dia tidak menerima duwit sebesar itu. Perusahaannya bangkrut karena nggak kuat bayar pajak, akhirnya dia buat perusahaan lagi dan ngurus jadi rekanan lagi. Muter-muter terus coi …
5. Anak muda yang cerdas, berwawasan dan bisa mengeluarkan dan merangkumkan ide (pendapat) yang lebih brilian dan strategis daripada eselon diatasnya (eselon 4, 3, 2, 1) atau bahkan seorang menteri. Si anak muda ini ketika bertemu dengan bos yang tidak tepat akan disebut bahwa idenya terlalu strategis dan kurang tepat dengan golongannya yang rendah dan cocok untuk permasalahan teknis
6. Orang yang tidak suka dirinya dan hasil kerjanya dinilai hanya dari absensi. Atau lebih lagi bagi orang yang tidak bisa kerja kalau sebelum kerja harus njeglok mesin absensi Apa yang anda perbuat, membuat proposal setebal kamus oxford, kerja lembur sampai subuh, membuat kerjasama dengan institusi atau organisasi di luar negeri, atau mengharumkan nama institusi karena anda berprestasi di luar, semua tidak akan dipandang kalau absensi anda jeblog. Kalau anda protes, maka anda akan diminta membaca UU No 43 Tahun 1999 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian dan PP No 30 tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Kalau perlu bacanya sambil nyungsep di laut saja mas …
7. Orang yang merasa kurang apabila bekerja sehari hanya 4 jam. Karena kemungkinan anda akan datang jam 8 pagi, njeglok absen, sarapan pagi sambil ngobrol sampai jam 10. Istirahat siang jam 12, kembali ke kantor jam 13:15, dan adzan sholat ashar jam 15:15 merupakan bel pulang kantor.
8. Orang yang memiliki jiwa enterpreneur dan selalu melihat segala peluang sebagai peluang yang kemungkinan bisa menjadi bisnis. Ketika jiwa enterpreneur ini diimplementasikan di tempat yang tepat hasilnya akan positif, tetapi apabila diimplementasikan di institusi pemerintah tempat bekerja, bisa jadi sumber korupsi yang maha dahsyat dan mengerikan. Orang ini diharapkan ketika melihat berjubelnya pendaftaran PNS dan mendengar keluhan 4 juta PNS di Indonesia tentang gaji mereka yang rendah selalu berpikir untuk mempunyai perusahaan dan bisa membuka lapangan kerja baru bagi 4 juta orang di Indonesia. Mungkin posisi itu lebih tepat.
Saya yakin bahwa sebagai anak bangsa, baik posisi kita ada di dalam maupun di luar institusi pemerintah, kita ingin dan sama-sama berdjoeang membuat republik kita ini lebih baik, lebih maju, lebih sejahtera dan disegani bangsa-bangsa lain. Seperti yang sudah saya sitir diatas, kadang PNS bukanlah pelaku, tetapi sebenarnya juga menjadi korban. Masih banyak “PNS-PNS lurus” yang siap melakukan perbaikan di negeri ini. Mari kita melakukan perbaikan semampu kita, baik dengan lisan, hati maupun dengan tangan. Dan jangan lupa untuk mensyukuri segala nikmat dan keadaan yang sudah Allah berikan kepada kita.
Wallahualam bisshawab.


Pengarahan Akademik 9 Juli 2008

Juli 9, 2008

1. Living Cost – diberikan langsung ke rekening masing-masing Mahasiswa
2. Bahasa Inggris – Persyaratan TOEFL minimal 480 tetapi bendahara mengalami kesulitan menagih uang tersebut.
3. Pak Abdul Syukur ragu akan memberikan buku sebesar 80 juta berkaitan dengan laporan dan kuitansi.
4. Beliau berharap mahasiswa tahu diri, katanya kalau ketemu banyak masalah.
5. Perbandingan dengan Angkatan I semua lancar….
6. Instruksi dari DIKNAS, living cost akan dicabut karena IP di bawah 3,25.
7. Program ini bukan main-main, dimohon untuk diperhatikan.
8. Yang IPnya belum 3,25 bisa remidi dengan biaya permata kuliah 250.000 minimal 3 orang.
9. Kalau sendiri membayar 750.000,-.
10. Thesis TOEFL Score


Koneksi Internet Telkomsel, Telkomflash, IM3/Mentari, Axis

Juli 3, 2008

Untuk mendapatkan koneksi internet saat ini, sangat bangat pilihan yang dapat kita pilih. Tentunya dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berdasarkan pengalaman saya menggunakan beberapa provider yaitu Telkomsel dengan kartu As, IM3/Mentari, Mentari Sakti, dan terakhir Axis.
Saya menyebutkan provider dengan pengulangan yang berarti bahwa saya menggunakan fasilitas yang berbeda dari provider tersebut. Telkomsel misalnya memberikan fasilitas GPRS, Edge, 3G dan HSDPA dengan pilihan menggunakan fasilitas default melalui kartu keluaran mereka yaitu, AS dan SIMPATI untuk pra bayarnya. IM3/Mentari berbeda dengan Mentari Sakti dari segi tarif.
Hasil percobaan dengan 3 provider tersebut (berdasar mana yang terlebih dahulu dicoba) adalah sebagai berikut

  1. IM3/Mentari
    Pertama mencoba akses GPRS menggunakan kartu IM3/Mentari cukup memuaskan dengan tarif 1 rupiah per Kb. Kita mesti pintar-pintar menggunakan web browser agar hemat pulsa, yaitu dengan menonaktifkan image load dan java maupun javascript. Didukung oleh kualitas dan jangkauan jaringan yang memuaskan, kita bisa terhubung ke internet di manapun. Dengan jangkauan GPRS, EDGE, 3G dan HSDPA yang semakin luas kita bisa merasakan kecepatan yang luar biasa.
  2. Telkomsel dengan kartu As/Simpati
    Jangan kaget kalau pulsa Anda tersedot begitu cepat kalau menggunakan fasilitas internet AS/Simpati karena tarifnya yang 12 Rupiah/Kb. Artinya, 12 kali lipat dari IM3/Mentari. Dan itu artinya 12 kali lebih cepat pulsa Anda habis. Dari pengalaman saat mencoba koneksi dengan kartu As. pulsa 5000 tinggal 500 rupiah hanya dengan membuka halaman Google dengan pencarian kata “bodong”. Begitu diload langsung terima sms dari 222 kalau pulsa sudah tidak mencukupi untuk melakukan koneksi data. Langsung kapok deh. Apalagi isi ulang pulsa kartu As lebih mahal dari yang lain.
  3. Mentari Sakti
    Dikira sama tarifnya dengan IM3/Mentari, ternyata tarif internetnya 5 rp/Kb. Walaupun starter packnya cuma seharga 5000 untuk pulsa 10.000. Masih lebih untuk pake IM3 yang starter packnya 8000.
  4. Telkomflash
    Fasilitan baru dari telkomsel. Bisa menggunakan kartu halo dengan bandwitdh 256, per bulan 125 ribu per bulan atau menggunakan kartu AS atau Simpati dengan memotong pulsa yang ada sesuai dengan paket yang kita pilih. Untuk 5000, mendapatkan kuota 5 M, 10000 mendapatkan kuota 10 M, 20000 mendapatkan kuota 30 M. Artinya yang termahal adalah 1 Rp/Kb. Seimbang dengan IM3/Mentari. Dengan dukungan jaringan dan jangkauan yang luas, akses internet kita tak terbatas. Apalagi kalau didukung dengan Handphone atau modem yang support 3G atau HSDPA di jaringan yang juga mendukung, kita akan mendapatkan koneksi dengan kecepatan tinggi.
  5. Axis
    Operator baru yang memberikan tarif internet termurah yaitu 0,1 Rp/Kb dengan keterbatasannya.Terbatas 10M per hari (kelebihan dihitung 1 Rp/kB), terbatas jaringannya. Untuk yang di kota-kota besar cukup menguntungkan. 10 kali lebih banyak yang bisa didapat dari provider yang lain.

Dari pengalaman di atas saya mengambil keuntungan dengan menggunakan IM3/Mentari dan Telkomflash untuk koneksi di mana saja di luar jangkauan Axis. Dan tentu saja menggunakan Axis bila jaringan telah tersedia (di kota-kota). Internet di mana saja dan kapan saja.

(Tulisan ini dikirim menggunakan koneksi Telkomflash dengan kartu As)


TuX

Mei 22, 2008

Perintah SSH dan Terminal yang umum digunakan

Mei 8, 2008

Kami coba menaruh perintah-perintah SSH dan Linux Shell dan mengaturnya berdasarkan nama agar anda dapat menemukan sebuah perintah dengan mudah beserta dengan deskripsi dan bagaimana menggunakannya.Guide ini akan terus diupdate dan bukan merupakan list yang komplit. akan tetapi perintah-perintah yang kami temukan sering digunakan. Jika anda ingin menambahkan silakan mengirim emailatau berkomentar.

Perintah-perintah SSH dan Linux shell yang umum:

ls : list file atau direktory (seperti dir di Windows atau DOS)
ls -al : menampilkan semua file termasuk yang diawali dengan tanda titik, direktory dan detail dari atribute setiap file

cd : berganti direktori. Contoh ‘ cd /usr/local/apache = menuju ke directori /usr/local/apache/
cd ~ : berpindah atau menuju direktori home
cd – : menuju direktory terakhir dimana Anda berada
cd .. : pindah ke direktory lebih atas

cat : menampilkan isi file ke layar
cat namafile.txt : menampilkan isi file ‘namafile.txt’ ke layar.

tail : seperti cat, tetapii hanya membaca akhir file.
tail /var/log/messages : melihat 20 baris akhir dari /var/log/messages
tail -f /var/log/messages ; melihat file secara berkesinambungan sementara file tersebut diupdate.
tail -200 /var/log/messages : menampilkan 200 baris terakhir ke layar

pico : file editor yang mudah digunakan
pico /home/anom/public_html/index.html : mengedit halaman index dari website user.

vi : editor yang lain dengan banyak sekali feature, agak sulit digunakan daripada pico.
Untuk belajar vi ketikkan ‘vimtutor’ di terminal dan ikuti langkah-langkahnya.
vi /home/anom/public_html/index.html : mengedit halaman index dari website user.

grep : mencari pola dalam file-file
grep root /etc/passwd : menampilkan semua yang sesuai dengan root di /etc/passwd
grep -v root /etc/passwd : menunjukkan semua baris yang tidak sama dengan root

touch : membuat file kosong
touch /home/anom/public_html/404.html : membuat file kosong bernama ’404.html’ di dalam direktori /home/anom/public_html/

ln : membuat link antara file dan direktory
ln -s /usr/local/apache/conf/httpd.conf /etc/httpd.conf : Anda dapat mengedit /etc/httpd.conf, perubahan-perubahan yang dilakukan akan berpengaruh pada file aslinya, tetapi anda dapat menghapus linknya dan tidak menghapus file aslinya.

rm : menghapus sebuah file
rm namafile.txt : menghapus file bernama ‘namafile.txt’ dan menanyakan apakah anda akan benar-benar menghapus file tersebut
rm – f namafile.txt ; menghapus ‘namafile.txt’ tanpa konfirmasi
rm -rf tmp/ : menghapus direktori tmp secara rekursif dengan semua file di dalamnya termasuk sub direktori. (Hati-hati dengan perintah ini!!!!!!)


Ubuntu 8.04 LTD ( Hardy Heron ) Review

April 25, 2008

Three days agao I downloaded Hardy RC, Ubuntu 8.04 from Indonesian Mirror kambing ui.
There were some types of ISO I could choose, the alternates and the
desktops (live CD). Both were for x64 and x86 machines. I decided to
download the desktop (live CD) iso x86 since my laptop is x86.
With
the speed of my internet connecttion it took me two days to download
the iso with interruption of internet connection ( the hub was turned
off by a friend). Using wget, that was not a problem. I continued the
download from where it reached the last time.
As soon as the
download finished, I checked the iso using VirtualBox for error, in
case there were corrupt files. The result was Ok and then I tried the
live CD within the Virtual Machine. It ran flawlessly with RAM only
256M.
Not much difference in appearance compared to Gutsy. There are of course improvement in Hardy ( Check out in ubuntu.com.
I
also tried Firefox in VirtualBox after setting the network (using NAT,
automatically it used DHCP). At that time my machine (ubuntu Gutsy)
connect to the internet by Wireless LAN Broadcom BCM943xx).
After checking for some time, then I burnt the iso into CD with K3B. I rebooted my computer and run the live CD.
As
in VirtualBox, it worked flawlessly without problem. The booting is
quiet fast in my laptop: HP 520 Intel Celeron 1.8, 1 G RAM, Intel 945
shared, 80 G Hardisk (SATA), LAN and WLAN (Broadcom 943xx). The desktop
effects worked out of the box since the VGA was Intel 945, so I didn’t
need to set it up manually).
But before the Gnome Display Manager
came up there was a message that the system could’t find the firmware
of my wireless card. So then in live CD, I tried to set it up using
System – Administration – Hardware Drivers. It automatically download
and install b43-fwcutter (replacing bcm43-fwcutter) and fetch the
firmware. Previously, I had tried in Beta and it failed to download the
firmware.
Done and tried to connect to my access point. I didn’t know why I wasn’t able to connect though the the network wirelessly.

Maybe because I was in Live CD. So I installed it to my laptop. The
wizard as usual was very easy to follow. The most important thing was
to pay attention to the partitioning. And it started to install…..
Waited
for about 15 minutes and suddently the install process was disappeared.
It vanished in the step pof installing boot loader.
Trying for the second time had no different result.
I checked /boot and there was no grub folder there.
Googling
and trying to get around with the GRUB instalation. As I had already
installed Hardy beta before, I had already had menu entry for Hardy. It
stated vmlinux.img-2.6.24-12generic and initrd-2.6.24-12. Working on it
for some time and got no result.
Finally, I found out that the
kernel version of Hardy Beta and RC were different. RC used 24-16 not
24-12. ( I was wondering for some time because my GRUB complained not
finding the file needed to boot.
So, in conclusion to my trial on Hardy RC is the failure of the liveCD install to install GRUB.


Support IGOS Summit 2

Maret 26, 2008

I Support IGOS Summit 2


Pixma IP1600 Linux Driver Instalation

Februari 22, 2008
Originally Posted by pat_bateman
View Post

Here is a trick to install the PIXMA IP1600 on Ubuntu gutsy using the iP2200 driver.
1- install Alien

Code:
sudo apt-get update && sudo apt-get install alien libxml1 libpng3

2-Get the ip 2200 driver

Code:
wget http://software.canon-europe.com/files/soft24301/software/iP2200_Linux_260.tar.gz

3-Unzip it

Code:
tar -zxf iP2200_Linux_260.tar.gz

and suppress useless ones

Code:
rm -f cnijfilter-common-2.60-1.src.rpm cnijfilter-ip2200-lprng-2.60-1.i386.rpm

4-Convert RPM to DEB packages

Code:
sudo alien cnijfilter-common-2.60-1.i386.rpmsudo alien cnijfilter-ip2200-2.60-1.i386.rpm

5-Install drivers

Code:
sudo dpkg -i cnijfilter-common_2.60-2_i386.debsudo dpkg -i cnijfilter-ip2200_2.60-2_i386.deb

6-Create magic links to make stuff working and update the library

Code:
sudo ln -s /usr/lib/libtiff.so.4 /usr/lib/libtiff.so.3sudo ldconfig

7-Restart the printing manager

Code:
sudo /etc/init.d/cupsys restart

8-Configure the new printer using Gnome
System=>Administration=>Printers
Create a new printer.
Pick the “iP2200 Ver.2.60″ driver for you iP1600.

Powered by ScribeFire.


Mengaktifkan WLAN Broadcom 43xx dengan Ndiswrapper

Februari 8, 2008
Out With the Bad

The kernel module that serves as the device driver for this wireless
card is called ‘bcm43xx’. As root, remove it from memory, as in this
example:

[2338][scott@laptop:~]$ suPassword:laptop:/home/scott # rmmod bcm43xx

Now, we have to politely instruct the system to refrain from loading
this module ever again. To do this, we are going to ‘blacklist’ the
module. As root, edit /etc/modprobe.conf.local . Add this line to tell it to never load the bcm43xx module:

blacklist bcm43xx
In With the Good

Ndiswrapper is a way to use a Windows driver in Linux. Thusly, the first thing you need to do is grab said Windows driver from this link.
Download it to somewhere that you will remember. When it is done, go
there, and extract the file (can be done as regular user):

[2339][scott@laptop:~]$ tar -jxvf bcmwl5.tar.bz2bcmwl5/bcmwl5/bcmwl5.infbcmwl5/bcmwl5.sys[2339][scott@laptop:~]$

Next, as root, let’s install ndiswrapper using YAST with this simple command:

[2340][scott@laptop:~]$ suPassword:laptop:/home/scott # yast -i ndiswrapper 

Now we need to get ndiswrapper to run the wireless card. This is done as root as in this example:

[2341][scott@laptop:~]$ suPassword:laptop:/home/scott # ndiswrapper -i /path/to/bcmwl5.inf

You can use ndiswrapper to make sure it worked like this:

[2342][scott@laptop:~]$ suPassword:laptop:/home/scott # ndiswrapper -lbcmwl5 : driver installed        device (14E4:4311) present

If you see something like that, you are golden.

Next, we need to write a config file for ndiswrapper. This is done with the following command (as root):

[2342][scott@laptop:~]$ suPassword:laptop:/home/scott # ndiswrapper -m

Remove all CAT-5 cables from your machine, and then let’s start up ndiswrapper (as root):

[2342][scott@laptop:~]$ suPassword:laptop:/home/scott # modprobe ndiswrapper 

It’s just about set up. Now, we need to make sure it will work
properly when we reboot. We also need to put in the wireless networking
configuration for this adapter.

Make It Work Automatically on Reboot

Now obviously, when the machine reboots, we want to ensure that ndiswrapper
is loaded and used to run this wifi card. To do this is absolute cake.
Go into YAST, go into the Network Devices, and then into the Network
Card. Select the Broadcom wifi card in the list of adapters. Click
CONFIGURE. In the HARDWARE tab, there is a drop-down box called “Module
Name”. Type ‘ndiswrapper‘ in there. Click NEXT to configure your wireless network settings for this adapter.

If you have set up the wireless access point, you should know all
the configuration details that should be entered into this screen. If
you don’t, you can ask your system administrator to help you figure it
out. In any case, fill out this screen with all the appropriate
information.

Click NEXT again, and then FINISH.

Take all CAT-5 cables out of your machine, and reboot. When it comes back up, use iwconfig and ifconfig
to see if you have an IP address. Head to google and search for
something. If you are able to do this, you are in great shape. As such,
we are done here.


S

Powered by ScribeFire.


Free Ubuntu Gutsy CD (only 5)

Februari 5, 2008

If you are interested in having a Ubuntu Gutsy CD (original from Canonical) do the following:

  1. Give comments on this post
  2. Leave your email address
  3. We’ll contact you soon after you comment here.

Note: Original means the CD is from Canonical (requested with shipit). You can copy and redistribute the CDs and Ubuntu will always be free. You can give it away or charge for the copying cost reasonably.

Powered by ScribeFire.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.